My Love Story

now browsing by tag

 
 

Sweet…Sweet…Sweet

20120811-223205.jpg

Saya menulis postingan ini di salah satu sudut danau di UI.Salah satu tempat favorit saya utuk menulis dan duduk-duduk bego untuk berpikir banyak hal.

Sore ini, tiba-tiba saya teringat dengan kejadian-kejadian sweet yang pernah terjadi di dalam hidup saya.Kejadian yang selalu membuat saya senyam-senyum sendiri kalau mengingatnya.

Buat kalian, terutama yang pernah merasakan pacaran, pasti punya kejadian ‘sweet’ masing-masing.Dan percaya deh, salah satu cara yang paling ampuh untuk saling setia adalah dengan mengingat hal-hal manis yang pernah terjadi diantara kalian berdua.Yaah… Meskipun ujung-ujungnya kalau terpaksa harus pisah emang bakalan nyakitin hueee….

Anyway,terus terang,saya termasuk orang yang agak absurd memandang sebuah kejadian ‘sweet’. Saya lebih percaya kalau romantis (huek!) itu lebih karena moment yang tepat.Kalau momentnya nggak tepat,mau dikasih bunga mawar satu kontainer juga tetep aja nggak ngefek apa-apa. Makanya beberapa cowok yang niat PDKT ke saya suka salah taker.Niatnya mau romantis,yang ada saya malah ilfil. Hahaha… #emaap

Dulu pernah ada satu cowok yang (entahkenapa) membuat teman-teman cewek saya pada mupeng dengan perilaku yang dia lakukan.Sementara saya cuma garuk2 kepala bingung.Jadi ceritanya gini, waktu itu cowok itu menjemput saya ke salah satu acara ultah temen.Ceritanya dia mo PDKT.Dia memang sengaja nggak masuk ke dalem ruangan.Dia cuma nungguin saya di parkiran.Langsung deh ya, tuh temen-temen saya pada kepo.Mereka sok-sok nganterin saya keluar,padahal mau cengar-cengir sama cowok itu.Dasar! Ketika saya keluar,temen-temen saya udah pada bisik-bisik soal mobil yg dibawa oleh cowok itu.Ya,dia kebetulan membawa mobil yg ‘terlalu’ mewah hanya untuk menjemput saya (-1).Trus masuklah saya ke mobilnya.Asli,kalian boleh bilang saya kampungan.Tapi saya emang nggak pernah nyaman naik mobil terlalu mewah.Saya nggak jaim.Justru saya memperlihatkan betapa kampungannya saya di dalam mobil itu.Dan…helooow…. Dia bawa bunga aja lhooo buat saya (-1) Kemudian sepenjang perjalanan, dia menyetel lagu2 melow yang membuat saya—-pengen jedotin kepala ke dashboard dan loncat keluar lewat jendela mobil— yang jelas malem itu dia bilang klo dia laper.Dia nanya apa saya tau tempat makan yang enak,saya geleng kepala.Trus dia nelpon temennya untuk nanya.Kemudian dibawalah saya ke sebuah restaurant.Dan… Itu adalah restaurant mewah aja lhoooh… Tamu2nya yang lain pada pakai gaun dan jas gitu… (saya lupa tempatnya.Tapi klo gak salah itu kawasan senopati) dan…skip!

Intinya adalah kencan yang direncanakan oleh cowok itu gak berhasil membuat saya menerima dia menjadi pacar saya.Karena terlalu berlebihan.Bukan saya banget.Tapi kami masih berteman sampai sekarang.

Nah,postingan kali ini saya mau share tentang hal-hal ‘sweet’ yang pernah saya alami dengan teman cowok saya.Lagi-lagi, ini versi saya lho…jadi kalau bikin kalian mengerutkan dahi, ya maap! Hehe…

1.Sweet itu ketika saya diajak seorang cowok untuk buka puasa bareng.Makanannya si pizza hut biasa.Tapi…tempatnya itu adalah restaurant pizza hut yang bangunannya udah kuno banget. Didirikan pada jaman kolonial Belanda.Dan lucunya, kami justru bawa pizzanya keluar resto untuk makan di emperannya. karena dari sana bisa liat lampu2 jalanan malam hari di wilayah kota yang indah banget :)
2.Sweet itu ketika lagi boncengan motor trus motor yang dinaikin tiba-tiba mogok malem-malem. Dan kami terpaksa berjalan kaki sambil mencari tempat tambal ban terdekat sambil ngobrol-ngobrol.Dan pas nunggu motor di tambal itu juga menyenangkan:)
3.Sweet itu ketika membuat video bodoh berdua.Bodoh sebodoh-bodohnya:)
4.Sweet itu ketika nekat menerobos hujan naik motor.Dan saya memeluk dia karena tubuh saya menggigil kedinginan.
5.Sweet itu ketika ada yang membawakan sarapan saya pagi-pagi karena saya sakit.
6.Sweet itu ketika diajak ngobrol berjam-jam di pinggir jalan sambil minum kopi hangat atau makan angkringan di pinggir jalan.
7.Sweet itu ketika tangan saya digenggam ketika lari bersama melewati jalan panjang.
8.Sweet itu ketika mendapat kecupan hangat yang sekilas dan tiba-tiba
10.Sweet itu ketika pasangan saya rela diajak jalan kaki jauuuh banget cuma untuk nemenin saya melihat hal-hal yang pengen saya lihat.
11.Sweet itu ketika sama-sama seru ngeburu barang-barang murah di pasar.
12.Sweet itu ketika jalan-jalan ke tempat baru
13.Sweet itu ketika ada yang memanggil saya dengan nama kesayangan :)
14.Sweet itu ketika menonton film bersama dan dia nggak marah ketika saya tertidur ditengah-tengah film di dadanya…
15.Sweet itu ketika dia sukarela memberikan lengannya untuk saya endus2 (haha!)
15……..banyak banget kayaknya

Well, itulah sweet versi saya.Bingung kan???huahaha…. Hush! Sorry, postingan ini rada nggak penting.Abisan kiri-kanan saya sepertinya banyak yang lagi jatuh cintroong dan (mungkin) sedang mengalami hal-hal sweet dalam hidupnya.Versi mereka masing-masing tentunya:)

Bolehkah saya melukaimu?

20120616-113050.jpg

Bolehkah saya melukaimu?

Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri pernikahan salah satu sahabat saya.Salah satu moment yang paling saya suka sepanjang hidup saya.Melihat sahabat saya menemukan pasangan hidupnya.Itu sangat keren…
Perasaan yang sama selalu muncul ketika moment ijabqobul berlangsung.Selama beberapa menit saya pasti akan menundukkan kepala, memanjatkan doa untuk teman saya,sambil meneteskan air mata haru bahagia.Saya sangat mengagumi moment kebahagiaan yang terjadi di depan mata saya.Karena itu membuat saya merasa beruntung bisa menyaksikan itu semua.Beberapa kali saya mendatangi moment ijabqobul,dan saya selalu mengucapkan doa yang sama.Doa yang menjadi harapan saya.Karena konon malaikat berkumpul ketika moment itu berlangsung….

Saya pernah bilang kalau saya pengagum cinta. Saya pengagum kebahagiaan. Saya senang melihat pasangan renta yang bergandengan tangan memasuki sebuah restauran,saya senang melihat seorang ibu yang menyusui anaknya,saya senang melihat seorang cowok yang kegirangan karena sang cewek bersedia menjadi pasangannya….dan seterusnya dan sebagainya…

Suatu ketika saya disadari oleh ucapan mama, “Dek,kamu ada masalah?” pertanyaan mama itu didasari atas sikap saya yang menurut mama sangat tertutup dari kecil.Semua selalu terlihat baik-baik saja. Saya memang jarang mengeluh, jarang marah2, dan jarang curhat dalem. Setiap kali ada masalah,bahkan masalah yang besar sekalipun, kadang saya hanya diam dan ujung-ujungnya sakit. Tapi sampai saya tiba-tiba mengeluh, marah2, atau curhat dalem sama seseorang… Itu tandanya orang itu berharga buat saya.Orang itu punya arti besar. Itu artinya saya sangat sayang padanya….saya percaya, saya rela terlihat bodoh dan lemah di depannya.

Tapi nggak semua orang mengerti itu. Bodohnya saya, mereka justru terluka dengan sikap saya itu. Beberapa bahkan membalasnya dengan perilaku yang jauuuuuh lebih sadis dan diluar akal sehat karena merasa sikap saya itu harus dihadapi dengan perilaku yang akan menyiksa saya lahir-batin. Padahal bukan itu yang saya harapkan.Saya cuma mau dia menenangkan saya biar saya nggak merasa sendiri.Itu aja. Dan itu nggak akan lama.Tapi yang lebih sering terjadi justru sebaliknya.

Hal itu pada akhirnya membuat saya sangat tertutup walaupun sikap yang saya tunjukan terkesan blak-blakan.Tapi saya nggak akan membocorkan masalah yang saya hadapi.Karena percuma juga.Saya jadi mengerti bagaimana perasaan seorang pelawak.Orang nggak pernah perduli apakah dia punya masalah berat di rumahnya, orang nggak mau tahu jumlah uang di dompetnya, bahkan orang nggak pernah berpikir kalau ia sakit hati ketika seseorang mengejeknya terlalu sadis. Orang tak pernah perduli.Yang mau orang tahu adalah si pelawak selalu lucu, selalu baik-baik saja, selalu bisa menghibur. Titik.

Saya tahu sikap saya yang justru curhat, marah-marah, mengeluh, justru sama orang yang saya sayang adalah sifat buruk.Tapi itu satu-satunya obat untuk menenangkan hati saya. Jadi…Maaf, bolehkah saya melukaimu?Karena kamu orang yang saya sayang….

20120616-112955.jpg

Things I want to do With You

20120503-062555.jpg

Genk! tiba-tiba saya baru ngeh kalau akhir-akhir ini saya sedang menjalani yang namanya…hmmm….perjalanan cinta (tsah!). Banyak kejadian-kejadian seru yang berhubungan dengan hati. Khususnya dunia percintaan saya yang kalau saya tega dan niat saya tulis dalam sebuah novel, mungkin akan sangat membingungkan dan penuh cabang.Saat itulah kemungkinan saya akan membuat kerangka karangannya terlebih dahulu dan menghapus beberapa kisah cinta yang menurut saya ‘gak terlalu penting’ ahahaha… tapi tenang aja, saya nggak bakalan melakukan tindakan bodoh itu karena itu sama saja dengan bunuh diri setelah sebelumnya membunuh cowok-cowok itu satu persatu *ngikik.

Yang jelas saya sadari saat ini adalah: Tuhan sedang membolak-balik hati saya…

Beberapa cowok datang dan pergi dalam hidup saya. Kadang manis sekali, dan kadang pahit sampai pengen muntah. Ada yang merupakan tokoh lama dalam cerita hidup saya,ada juga yang tokoh baru.Ada yang hadir perlahan, dan ada pula yang hadir tiba-tiba dan cukup mengagetkan. Tapi yang paling keren adalah tokoh lama yang mendadak muncul lagi dengan tiba-tiba dan langsung menjadi peran utama….ahahaha…hush!

Ternyata semuanya itu mempengaruhi saya dalam menulis blog maupun novel.Tulisan saya jadi terkontaminasi dengan hati.Dimana saya jadi sering menulis hal-hal yang berkaitan dengan jodoh. Karena saya tahu, dan kita semua tahu kalau sepanjang apapun perjalanan cinta kita, atau manis-pahit apapun itu, kita semua akan berujung pada satu orang, yaitu jodoh kita.

Saat ini saya juga jadi suka menerka-nerka dan membayangkan sedang apakah jodoh saya saat ini?apa dia sedang melakukan apa yang sedang saya lakukan saat ini? Meskipun sebenernya saya termasuk cewek yang santai banget menghadapi masalah jodoh ini. Tapi seandainya saatnya tiba nanti,dimana saya bertemu dengan dia, saya akan melakukan hal-hal seperti yang tertera pada kaos yang saya pakai ini:

Things I want to do with you
– Get Coffee
-Take dumb Pictures
-Watch movies
-go on long walks
-Sing stupid songs
-Hold hands
-Wake up to see the sunrise
-Lovely hugging
-Travel to somewhere new
-Listen to nice music
-Watch the sun set
-Everything all over again

Kalau ternyata KAMU yang sedang membaca posting saya ini adalah JODOH saya….jangan lupa poin-poinnya ya (halah!ngarep!)

Jodoh.Mungkin atau Yakin?

Postingan kali ini saya tulis sambil menyeruput cappucino hangat di 711. Pengen posting karena terkontaminasi dengan seseorang yang menurut saya punya otak encer lantaran rajin menulis blog.Dan ajaibnya dia punya gaya penulisan yang bagus menurut saya.Walau kadang tulisannya itu sangat absurd dan hanya Tuhan dan dia yang mengerti..haha!

Kali ini saya mau ngomongin masalah jodoh.Bukan cuma jodoh dalam hal pasangan hidup. Tapi jodoh dalam hal apapun. Bisa pertemanan, pasangan hidup, pekerjaan, dan lain sebagainya. Menurut saya jodoh itu adalah sesuatu yang nggak bisa diprediksi samasekali. Karena kita cuma bisa bilang, “Hhmmm… Mungkin dia jodoh saya” dan itu yang sering saya lakukan.Saya pikir saya benar.Nggak taunya saya Tolol! Perkiraan jodoh saya selama ini selalu meleset.Pacar yang tadinya bikin saya bahagia ternyata menyakiti,teman yang tadinya sahabat ternyata mengkhianati, atau pekerjaan yang saya pikir bisa mengisi hari tua saya ternyata hanya bertahan seumur jagung. See… Nggak usah muluk-muluk.Penggunaan kata ‘MUNGKIN’ saja udah salah total.Hey,tau nggak kalau kata itu dilarang diucapkan dalam sebuah persidangan karena dianggap nggak bisa dipertanggung jawabkan?so,itu tandanya memang nggak ada diantara kita manusia yang bisa menebak siapa dan apa jodoh kita.

Belum lama ini saya bertemu dengan seseorang yang ternyata oh ternyata…kenal dengan orang-orang di masa lalu saya.Dia yang membuat saya berpikir sesuatu. Well, kebayang nggak sih kalau misalnya ternyata dulu kami pernah bertemu,bahkan tahu, bahkan duduk bersebelahan, atau bahkan saling menyapa degan sebutan ‘eh’ hanya untuk sekedar basa-basi karena lingkup pertemanan yang sama?Tapi pada saat itu kami belum berkenalan.

Dan…setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya kami bertemu dan berkenalan secara resmi.Dia tahu banyak hal tentang lingkungan saya yang setelah ditelusuri kami berada di lingkungan yang sama pada jaman dulu.

Menurut saya, itu termasuk jodoh. Saya berjodoh dengan dia. Kenapa kami nggak bertemu puluhan tahun yang lalu padahal berada di lingkungan yang sama?Lalu kenapa kami baru berkenalan sekarang ini dimana lingkungan saya dan dia sudah berbeda tongkrongan? Padahal ‘mungkin’ kesempatan berkenalan yang jauh lebih besar justru ada di masa lalu?
Saya jadi ingat ungkapan klise, “kalo jodoh nggak akan kemana” yaps, bayak rahasia Tuhan yang nggak bisa diprediksi manusia.Ibarat novel,alurnya nggak bisa ditebak.Kenapa saya nggak berkenalan dengan dia waktu itu? Saya nggak tau jawabannya.Tapi saya yakin kalau Tuhan punya ribuan jawaban keren untuk menjawabnya….

Jangan pacaran sama saya.Saya bukan pacar yang baik!

Harus saya akui kalau saya bukan pacar yang baik.Itu adalah ungkapan kejujuran saya setelah berkali-kali saya gagal dalam urusan yang satu itu.

Pacaran sama saya itu membosankan. Karena setiap kali berduaan saya akan berubah jadi orang yang gak banyak ngomong. Saya akan sering bilang terserah, dan saya akan betah berjam-jam melek meskipun udah larut malam.

Pacaran sama saya juga ngeselin. Suka cueeek banget. Seakan apapun apapun yang terjadi, saya nggak akan perduli. Bahkan ketika pacar saya ketahuan bohongpun saya suka diem aja. Nggak asik.Ibarat masakan nggak ada bumbunya.Hambar…

Pacaran sama saya juga bikin bingung.Sebentar-sebentar suka uring-uringan sendiri. Ya,saya sering ngomel sama diri sendiri yang suka bikin pacar saya bingung musti gimana. Ahahaha…

Pacaran sama saya susah ditebak maunya.

Tapi hal yang mesti kamu tau, kalau saya pengagum cinta.Karena setiap kali saya mengalaminya,ada sensasi tersendiri di dalam hati saya yang nggak pernah ingin saya ganggu gugat dengan hal-hal lain.Bingung ya?sama:p

Kalau sedang berdua, buat saya moment itu terlalu indah.Terlalu sayang kalau saya harus kehilangan beberapa menit saat bersamanya gara-gara saya banyak bicara atau tertidur.Saya nggak mau. Saya lebih suka mendengarkan dia bercerita,menatap wajahnya sepuasnya,dan saya paling suka deg-degannya yang hanya saya sendiri yang tahu.Seru! Dan itu hanya bisa saya dapatkan kalau dia yang menguasai moment.Bukan saya.Dia pemain,dan saya penonton.

Saya cuek banget karena banyak faktor.Pertama, itu cara saya menutupi salah tingkah saya karena ada dia (Asli! Saya cupu banget kalau lagi jatuh cinta). Kedua, saya anggap hubungan cinta itu terlalu mahal untuk dilihat banyak orang.Terlalu berharga.Bagi saya cinta itu indah banget kalau hanya kami berdua yang tahu.Hanya kami berdua yang tahu betapa besar gejolak cinta yang kami punya.Biarlah ini jadi rahasia kami. Di public,saya lebih suka memperlihatkan hubungan yang lebih ke partner atau sahabat agar orang lain pun nyaman berteman dengan kami berdua. Ketiga, saya cuek bukan karena saya tak perduli dengan sifat buruk pacar saya.Tapi saya lebih suka kalau dia mengakui secara gentle dan meminta maaf.Saya amat sangat menjaga yang namanya cinta.Please jangan dirusak.

Pacaran sama saya suka uring-uringan.Why?Well,jujurnya… Saya pasti lagi kangen.Kangen yang nggak kesampaian.Makanya uring-uringan nggak jelas.Saya agak susah mengekspresikan perasaan.Makanya suka belok:p Tapi kalau udah gini,obatnya gampang banget kok.Ketemuan aja.Dengan liat wajah dia aja udah cukup kok hihihihi….dasar!

Pacaran sama saya susah banget ditebak maunya.Tapi satu hal yang musti dipegang adalah, saat saya menyayangi seseorang, perasaan saya pasti akan sangat daleeeeem banget. Karena sebenernya saya tipe yang sulit jatuh cinta. Harus ada sesuatu yang ‘unik’ di mata saya yang bisa membuat saya jatuh cinta.Nah, ‘unik’ versi saya itu yang emang sulit dimengerti orang. Saya menyukai hal-hal kecil yang sifatnya surprise daripada hal besar yang mahal tapi biasa aja.Saya suka yang spontan.Kalau bingung nebak mau saya apa, just be your self. Nggak usah lebay…pasti saya akan tersenym lagi:)

See, saya memang bukan pacar yang baik….

Oiya, inget ya…cinta itu selalu indah kok.Cuma mencintai orang yang salah itu yang membuat cinta jadi nggak indah :)

NB: Buat orang-orang yang penah saya gambar, saya buat foto 3Dnya, saya rajutkan syal, atau yang paling susah: saya buatkan patung claynya. Well, itu adalah ekspresi betapa sayangnya saya sama kalian.Karena nggak semua orang bisa saya buatkan itu.Saya membuatnya pake hati… 😀

20120317-112344.jpg