Obrolan Ringan 2 Generasi

the godfather

“Pacar kamu siapa, Dek?”

Mata saya yang tinggal 5 watt kembali terbuka mendengar pertanyaan mama barusan. “Eh? Ng? Oh…. nggak punya.”

“Masa dari dulu nggak punya mulu?” ucap mama kemudian sambil sesekali berusaha memejamkan mata berusaha tidur. Sementara saya menjawab semua pertanyaannya dengan mata tertutup hehehe…

“Belum saatnya kali mah.. Belum dapet yang bisa sayang sama Mama.”

“Yang punya pacar kan kamu. Bukannya Mama.”

Zzzzzz… Ngg? Ha??

“Mungkin kamu terlalu memforsir diri kamu sampai kamu nggak mikirin diri kamu sendiri. Gimana kamu mau punya pacar kalau 24 jam kamu pakai buat kerja. Sampai rumah udah capek, langsung tidur.”

Zzzz…. Huaaah…Ng??  “Aku kerja kan juga buat mama.”…. ZzZz….

“Makanya kamu dandan dikit kek.  Gimana mau dapet pacar kalo nggak pernah make-up. Pakai sepatu keds, sendal jepit, kaos kegedean, celana sobek-sobek, rambut acak-acakan…” jelas mama sambil tertawa.

“Biarin aja napa sih, Mah. Aku emang enakan begini. Dari pada aku harus nggak jadi diri aku sendiri. Aku juga nggak berantakan2 amat. Kalau lagi mood dandan rapih ya aku bisa dandan rapih. Tergantung mood aku.”

Mama terdiam. Mungkin berpikir lumayan lama. Entah berpikir, entah ketiduran hahaha… Tapi yang jelas malam itu cukup lama juga saya merenungi pernyataan Mama tadi. Entah sudah berapa banyak orang yang berbicara PERSIS seperti yang mama ucapkan tadi. Beberapa diantara mereka malahan lebih ekstrim lagi ngomongnya, “Dyan, coba deh kamu dandan, rubah penampilan. Pake high heels, pakai dress, make-up….bla…bla…bla…  kamu tuh udah punya segalanya. Tapi kenapa kamu nggak memanfaatin itu sih buat narik cowok-cowok?”

WHAT THE HELL!

Well, memang banyak banget cewek-cewek diluar sana yang rela berusaha mati-matian untuk terlihat ‘menonjol’ dan cantik dimata para lelaki. Saya juga merasa senang kalau melihat teman saya terlihat cantik bahkan kadang saya suka mendandani mereka agar terlihat keren. Tapi bukankah manusia itu beda-beda?

Saat ini saya memang tidak terlalu suka memakai make-up berlebih, pakaian ‘cantik’, sepatu high heels, dll. Tapi bukan berarti saya anti. Sesekali saya masih suka memakainya. Di lemari pakaian saya juga masih banyak rok-rok lucu, dress-dress cantik, dll. Yah… meskipun nggak sebanyak kaos The Godfather, The Strokes, Sex Pistols, Jack Skellington, Emily the Strange, dll. Tapi setidaknya membuktikan kalau saya masih tetap seorang wanita normal x)

“Terus, kapan kamu mulai dandan jadi cewek ‘normal’? Umur kamu udah 23 lho…” Mama tiba-tiba kembali bicara. Padahal saya kira beliau sudah mimpi melayang entah ke belahan dunia mana x)

Saya tersenyum sambil menerawang jauh, “Nanti Mah, kalau aku nemuin cowok yang bisa menerima aku apa adanya tanpa melihat seperti apa penampilan aku. Habis itu aku akan rela dandan habis-habisan buat dia hahaha…..”




Comments are Closed