Jalan-jalan
Saya suka jalan-jalan. Semua teman saya tahu itu. Saya merasa begitu bahagia ketika kaki saya menapak di tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya dan bertemu dengan orang-orang dengan budaya serta etnis yang berbeda. Rasa lelah selama perjalanan seakan hilang seketika berganti dengan perasaan bahagia yang tiada tara. Semakin jauh kaki ini melangkah, semakin besar kekaguman saya atas segala ciptaan-Nya. Dan semakin besar juga rasa syukur saya karena telah diberikan kesempatan untuk lahir di dunia untuk melihat keindahannya.


Waktu kecil saya memiliki sebuah mimpi untuk bisa menjejakkan kaki ke berbagai belahan dunia. Saya tau tidak mudah untuk anak seperti saya yang tergolong dari kelas ekonomi yang biasa-biasa saja mampu melakukan itu. Tapi Tuhan Maha Pemurah. Saya disadarkan bahwa semua orang memiliki kesempatan. Kesempatan untuk meraih mimpi dan cita-citanya selama kita memiliki semangat dan usaha untuk meraihnya.
Saat ini saya memiliki prinsip baru, dari pada tabungan saya habis untuk belanja dan membeli barang-barang baru, lebih baik saya sisihkan uang saya untuk suatu hari nanti saya bisa berpergian ke tempat-tempat impian saya dan memperoleh pengalaman baru yang menakjubkan…
Maka di sini saya ingin membagi pengalaman saya ketika mengunjungi tempat-tempat menakjubkan itu. Beberapa diantaranya adalah hasil dari berbagai workshop dan talkshow yang saya lakukan di berbagai tempat di Indonesia. Saya nggak sabar ingin segera bercerita pada kalian. Karena disana, saya juga bertemu dengan teman-teman baru yang nggak akan saya lupakan. Kalau ada diantara kalian yang punya referensi tempat yang OK buat dikunjungi, silahkan kirim commentnya ya…. thanks….


ANYER OH ANYER - Banten
|
|||||||||||
|
|||||||||||
BAI Conference - Kuala Lumpur, 2009
Nah, waktu itu saya memilih Pak Adi sebagai dosen pembimbing saya. Singkat cerita, saya akhirnya bisa lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Hohoho… nggak sia-sia mondar-mandir nyari bahan, baca-baca banyak referensi dll. Nah, ternyata Pak Adi mengirimkan skripsi saya tersebut ke BAI Congress Malaysia. Dan syukur Alhamdulillah, ternyata skripsi saya itu diterima oleh mereka dan mereka mengundang saya dan Pak Adi ke Luala Lumpur. Kebetulan karena ada beberapa dosen perbanas yang juga ikut dalam kongres, jadinya Pak Adi berangkat bareng dengan rombongan dosen yang lain. Sedangkan saya, berangkat sendirian. Ini merupakan pertama kalinya saya berpergian ke luar Indonesia sendirian. Tanpa teman dan keluarga. Alhasil, selama 5 hari di Malaysia, setelah kongres,saya memutari Kuala Lumpur seorang diri. Untungnya saya kenalan dengan teman dari Malaysia di airport. Dia cukup membantu saya dalam mencari tempat-tempat dahsyat di KL. Dan yang lebih menyenangkan lagi, perjalanan kali ini saya berkenalan dengan banyak teman yang berasal dari berbagai negara. Hohoho… pengen lagiiiii “ngecesss…. Note: Thank’s buat Pak Adi yang telah membuat nama saya bisa terdaftar di BAI Conference 2009. Yah, meskipun saya nggak ngebantu apa apa huhuhu… Makasih banyak Pak!
|
|||||||||||















Perjalanan saya ke Kuala Lumpur kali ini merupakan perjalanan yang paling membuat saya bahagia. Kenapa? Ehm, jadi begini ceritanya. Waktu itu saya membuat skripsi untuk tugas akhir kampus, karena kebetulan saya mengambil jurusan marketing dan kebetulan saya memang tertarik dengan dunia periklanan, jadinya saya memutuskan untuk membuat skripsi dengan judul Makna Simbolik, respon konsumen, dan interpretasi terhadap iklan. Kebetulan iklan yang waktu itu saya pilih adalah iklan Indomie versi Satu Selera. Saya memang suka sekali dengan iklan yang menunjukan tentang kebudayaan indonesia.


























