Pulau Semak Daun

Berawal dari rasa bosan saya terhadap rutinitas yang saya jalani di Jakarta. Saya berkata pada diri saya sendiri, “kalo ada yang ngajakin gue jalan. Saat ini juga gue iyakan.”
dan datanglah ajakan surga itu tak lama kemudian, “Cil, kemping singkat yuk!”
Yup, kemping singkat ini betul-betul singkat. Karena saya berangkat pada sabtu pagi dan pulang minggu sore.
Wilayah Pulau Seribu adalah salah satu tempat yang nggak mudah saya tolak karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Jakarta tapi pemandangannya lumayan untuk beberapa pulau. Jadi saya nggak perlu pusing mikirin cuti dan lumayan bisa liburan ngirit.
Pulau yang saya kunjungi kali ini adalah pulau Semak Daun. Biar gaya disebutnya sebagai Pulau Smack Down.
Seperti biasa, pagi-pagi buta saya udah nongkrong di Muara Angke untuk nebeng kapal yang keliling pulau.
Agak shock karena ternyata Muara Angke sekarang jauh lebih padat dari biasanya. Membuktikan kalau masyarakat Jakarta sekarang udah banyak yang mencoba alternatif liburan ke pulau.
Kapal pepes (itu sebutan saya untuk kapal yang ditumpangi orang-orang yang berdesakan kayak pepes) berjalan dari pelabuhan Muara Angke menuju pulau-pulau di sekitaran kepulauan seribu. Biasany kapal tersebut juga menganggut sayur-mayur atau makanan kebutuhan pokok untuk dikirim ke tiap pulau.
Untuk ke Pulau Semak Daun, kami berhenti di Pulau Pramuka. Setelah dari Pulau Pramuka, kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal nelayan menuju pulau tujuan kami.
Tiba di pulau semak daun, langsung pasang tenda dan makan siang sebelum ‘nyemplung ke laut’ (…read more)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *