Welcome to 2010

“Mari hamburkan keceriaan malam ini! Mari hamburkan setumpuk uang demi kegembiraan malam ini! Jangan lupa, saatnya membakar pundi-pundi dengan dentuman petasan dan warna-warni kembang api… lalu mereka bisa apa? (dibelahan lain mereka tetap meringis-help the Children of Africa)”

Begitu kira-kira yang tertulis pada status salah seorang teman saya di FB. Tak lupa juga ia sisipkan video yang juga turut mendukung kalimatnya itu. Saya menanggapi statusnya itu dengan pertanyaan, “Kenapa harus di Africa? Di Indonesia aja banyak.”

Tapi biar bagaimanapun, saya setuju dengan status yang ditulis oleh teman saya itu. Intinya kan bukan masalah di negara mana. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa membatasi diri kita dalam merayakan tahun baru itu sendiri. Boleh aja seneng-seneng sama temen-temen di malam pergantian tahun, tapi jangan sampai berlebihan. Jangan sampai kita menghamburkan uang untuk hal-hal yang nggak penting. Mendingan uangnya itu ditabung, sukur-sukur di kasih ke fakir miskin.

Bukannya saya sirik sama teman-teman yang merayakan malam pergantian tahun dengan hura-hura sementara saya memilih untuk menuliskan planning 2010 saya pada secarik kertas di kosan. Tapi buat saya tahun baru itu hanyalah sebuah moment. Kalau nggak dimaknai, ya nggak bakalan ada maknanya juga. Sama saja seperti hari-hari biasa.

Setiap tahun baru pasti kita mengharapkan sebuah perubahan positif terjadi pada kita. Tapi tahun baru nggak selalu menjadi pertanda adanya perubahan lho.  Jadi kalo ada yang mengharapkan adanya perubahan, tanpa ada niatan untuk berubah ya sampai bego juga nggak bakalan berubah. Kalau emang dasarnya mau berubah, kan nggak harus nunggu tahun baru dulu. Saat kita berpikir untuk melakukan perubahan, just do it!

Setiap pergantian tahun, saya selalu bersyukur atas apa yang telah saya peroleh di tahun sebelumnya. Bersyukur karena mendapatkan teman baru, pengetahuan baru, pengalaman baru dan pastinya pola pikir yang baru juga. Baik-buruk, susah-senang, bahagia-menderita, kaya-miskin, sehat-sakit, semuanya saya syukuri sebagai sebuah dinamika kehidupan. Dan pastinya, saya akan mengakhiri tahun itu dengan berbagai harapan dan cita-cita baru dengan semangat baru juga tentunya.

Nah, mumpung tahun baru masih anget-angetnya, kayaknya udah saatnya kita membuat rencana untuk melakukan perubahan positif di tahun 2010 ini. Dimulai dari diri kita sendiri, lalu meningkat ke lingkungan yang lebih luas. Buat diri kita berguna untuk orang lain. Buat supaya hidup kita nggak ngebosenin. Jangan sampai kita bosen hidup hanya gara-gara kita jenuh dengan kehidupan kita yang gitu gitu aja. Kenyataannya kan memang hidup ini minim perubahan. So, it’s time to make it different! Happy New Year guys!

“Gue nggak suka kembang api tahun baru,” ucap teman saya si pembuat status.

“Kenapa?”

“Yaah… elo liat aja status gue.”

“Gue juga nggak suka kembang api.”

“Kenapa?”

“SOALNYA MUUAHAAAALLL!!!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *