X-Banner

pb060087

Perkenalkaan kelinci baru sayaaa…. X-BANNER!!!

Huahaha… nama yang aneh untuk seekor kelinci. Sebelumnya saya mau cerita dulu asal muasal si banner.

Jadi ceritanya, waktu itu kantor saya membeli seekor kelinci untuk keperluan pemotretan untuk sebuah event. Rencananya hasil foto itu nanti akan diedit untuk digunakan sebagai materi publikasi (id card, X-banner, dll) karena untuk materi publikasi tersebut kita butuh foto yang high resolution. Nah, setelah sesi foto berakhir, terjadi percakapan sadis diantara teman-teman:

teman 1:  “Kita masukin gudang aja, nggak usah dikasih makan biar mati pelan-pelan. Habis siapa yang mau ngurus?”

teman 2: “Kita potong aja. Bikin sate kelinci.”

teman 3: “Udah, taro aja di kurungan. Di diemin juga lama-lama mati”

teman 4: “Dilepas aja. Ntar juga paling ilang atau ketabrak mobil.”

Mendengar komentar-komentar sadis dari teman-teman, tanpa ragu saya pun langsung berkata, “NGGAK! MENDINGAN GUE BAWA PULANG!” padahal dalam hati saya sempet ragu juga. Saya kan ngekos. Kalau saya pergi kerja, siapa yang ngurus? Tapi saya nggak perduli. Yang penting kelinci itu harus saya bawa pulang!

Okay, sebelum saya bawa pulang, saya mencari kardus bekas di gudang kantor saya. Kemudian saya buatin kelinci itu rumah-rumahan biar dia lebih nyaman. Setelah itu saya telpon mama…

saya        : “Mah, aku punya hadiah untuk mama. Ada yang bisa ngambil nggak, di kosan aku?”

Besoknya, si X-banner dibawa mama ke rumah. Setidaknya saya lebih lega karena kelinci itu ada yang bisa mengurus karena mama saya selalu berada di rumah. Awalnya saya agak khawatir juga sih, karena dirumah saya ada 16 ekor kucing. Gimana kalo si X-banner malahan jadi santapan kucing-kucing saya???

Tapi ternyata perkiraan saya salah. Karena terjadi persahabatan yang sedikit aneh menurut saya….hahaha…

foto0020foto0018foto0022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *