Nightmare

20120816-184839.jpg

“Dek…dek… Kamu kenapa?”
Samar-samar saya mendengar Mama memanggil-manggil nama saya. Hingga saya tersadar dari tidur. Jantung saya berdetak cepat.
“Eehh… Kamu ngigau, Dek!”
“Ngigau?”
Mama mengangguk menatap saya. “Kamu manggil nama ****.”
“Hah?!?Masa?”
“Kamu mimpi apa?”
Saya mencoba mengingat-ingat mimpi saya barusan. Terdiam. Hasilnya?Nihil. Saya lupa.
“Ada masalah yang belum selesai ya?”
“Apaan sih, Mah?Enggak, nggak ada apa-apa.Namanya juga mimpi.Nggak jelas.”
“Justru mimpi itu kan alam bawah sadar kamu yang bekerja.”
“Enggak.Nggak ada apa-apa kok.Udah deh,Mah..”
“Kalau ada masalah, diselesaiin dulu…”
“Apaan sih, Mah? Enggak kok. Nggak ada apa-apa.Beneran..”
Mama terdiam. Kemudian berkata…
“Kamu ngigau manggil nama **** bukan cuma sekali ini,Dek….”

Saya lupa.
Lupa apa yang membuat saya mengigau.
Tapi saya ingat.
Ingat kalau akhir-akhir ini saya memang berkali-kali bermimpi…. Tentang dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *